Rabu, 26 Juni 2013

^^ berbagi resep ^^ : sPaghEtti aLa tiiA

hey mom's..  ^^
check it out!
Bahan :
250 gram spaghetti
2 sdm mentega
1 sdm minyak zaitun
50 gram bawang bombay, cincang halus
4 siung bawang putih, cincang halus
250 gram daging giling tidak banyak lemak
200 gram saus tomat
1 sdt merica
1/3 sdt pala bubuk
1/2 sdt oregano
1/2 sdt basil bubuk
100 ml kaldu
1 sdm tepung terigu, larutkan dengan 50 ml susu cair
keju parut secukupnya
air secukupnya
garam halus dan gula pasir secukupnya
tabasco secukupnya
Cara Membuat :
1. Rebus spaghetti duluan ya mom's, beri garam secukupnya.. Tiriskan selagi panas, lalu beri minyak zaitun sambil di aduk rata, sisihkan.
2. Tumis bawang bombay dan bawang putih menggunakan mentega hingga harum, setelah itu masukkan daging giling, dan aduk rata. then, tambahkan saus tomat, merica, pala, oregano dan basil, sambil diaduk aduk. Tuangi kaldu, tambahkan garam dan gula pasir secukupnya, aduk lagi dan masak hingga mendidih.. setelah mendidih, masukkan larutan terigu, aduk hingga adonan mendidih lagi dan mateng.
3. Siapkan piring saji nya ya mom's,  lalu letakkan spaghetti, sirami saus bolognese lalu taburi keju parut. Sajikan bersama sambal tabasco atau sesuai selera.
4. theeeennn..... Siap deh untuk disajikan.

working mom

sebagai seorang ^working mom^ memang bukan perkara yang mudah.. terutama tentang pembagian waktu.. pagi-pagi buta harus sudah bangun karena jadwal tidur keis (my baby girl) yang masih belum teratur..  huft.. but, Im enjoy it.. soalnya bagi2 shift jaga anak dengan papih nya keis.. hihi.. syukur alhamdulillah sih.. si papih ngertiiiiiiiii beud kondisi istri nya yang kerja dari pagi-sore ini.. hihi..
..
okeh deh.. para working mommy.. mari berbagi tips.. ('_^)v

1. Berbagi tugas
Semakin hari, tugas merawat anak seakan-akan menjadi kewajiban para mommy saja. Padahal, sang daddy juga memiliki andil yang besar dalam tumbuh kembang anak. Dengan mengajak suami untuk ikut berperan serta mengurus anak, beban menjadi semakin berkurang dan anak juga dapat menjadi dekat dan merasakan kasih sayan lebih dari ayahnya.
2. Cobalah untuk membuat jadwal yang lebih fleksibel
Coba bilang kepada rekan kerja atau atasan Mom's untuk membuat schedule menjadi sedikit lebih fleksibel. Jika memang tidak memungkinkan, Mom's masih memiliki cara lain, yaitu dengan memaksimalkan weekend untuk keluarga. mom's juga harus menghindari laptop dan gadget mom's untuk fokus berlibur bersama keluarga.
3. Temukan point of view-nya!
Pada saat mom's bekerja di kantor, pasti mom's merindukan rumah, tetapi bukan berarti berhenti bekerja merupakan pilihan yang bijak. Karena mom's sudah terbiasa bekerja dengan jadwal yang cukup padat, so, bisa aja mom's juga akan merasakan kerinduan bekerja pada saat  berhenti bekerja dan menjadi ibu rumah tangga sepenuhnya. Memang betul, menjadi seorang ibu bukanlah pekerjaan mudah. Tetapi berbagai sudut pandang bisa mom's temukan pada kasus seperti ini, seperti alasan mengapa mom's bekerja. Dengan alasan kuat dibalik itu, mom's akan  menjadi lebih semangat dalam menjalani 2 pekerjaan.
4. Anak-anak menjadi lebih santai
Anak-anak yang dibesarkan bersama pengasuhnya biasanya menjadi lebih santai dan menjadi tahan terhadap tekanan karena ia tidak mendapatkan tekanan besar yang biasa didapatkan anak lain dari orang tuanya. Ia akan menjadi lebih fokus pada bersenang-senang dengan orang tuanya, yaitu mom's dan daddy's.